Software(Perangkat Lunak)

Software adalah = deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatanya ( penerbit Andi : Abdul Kadir dan Tera CH Triwahyuni)

System Operasi (Operating System / OS)

Sistem operasi adalah : progam yang ditulis untuk mengendalikan dan mengkoordinasi kegiatan dari perangkat keras system computer. (Penerbit Graha Ilmu : Edhy Susanta)

Baerdasarkan fungsinya OS terdiri dari 2 bagian yaitu :

a. Control Program

Manajemen sumberdaya berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam system computer yang dilakukan oleh perangkat lunak system ataupun perangkat lunak aplikasi yang sedang di jalankan pada computer.

b. Processing Program : Manajemen

DOS (singkatan dari Disk Operating System) merupakan system operasi yang awalnya dipakai pada IBM PC (disebut DOS) dan PC yang kompatibel dengan IBM PC (disebut MS DOS)

OS/2 : Sistem operasi untuk IBM PC dengan antar muka grafis mendukung multitasking dan networking namun kurang popular di Indonesia

Unix : keluarga system operasi yang dapat digunakan untuk berbagai platform computer dari PC hingga mainframe.

Jenis-Jenis OS

1. DOS (Disk Operating System)

2. OS/2(Operating System)

3. Machintosh

4. Unix, Xenia, AIX

5. MS. Windows

6. Linux

Bahasa Pemrograman (Programming Language / PL)

Program yaitu : Kumpulan dari beberapa instruksi

MS Windows : Sistem operasi dengan antarmuka grafis yang dibuat oleh Microsoft. Memiliki kemampuan multitasking dan dapat digunakan untuk membentuk kerjatim (workgroup) dengan membuat jaringan sederhana dapat digunakan.Linus : system operasi yang diciptakan oleh Linus Torvalds. Sangat popular dilingkungan PC dan telah menjadi pesaing system Windows. Semenjak akhir tahun 1990-an. System operasi ini tergolong open source.

Klasifikasi bahasa pemrograman

– Generasi pertama

Bahasa pemrograman generasi pertama berorientasi pada mesin

– Generasi kedua

– Bahasa pemrograman generasi kedua menggunakan bahasa rakitan (Assembly)

– Generasi ketiga

Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan prosedural

– Generasi keempat

Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu pemerograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemerograman menjadi lebih meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih pendek.

– Generasi kelima

Bahasa pemerograman generasi kelima merupakan kelompok bahasa. Bahasa pemerograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)

Utilitas : Program yang bermanfaat untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya system.

Device Driver : Program yang berfungsi untuk membantu komputer mengendalikan piranti-pitanti

Interpreter : Program yang menterjemahkan persatu instruksi dalam kode sumber dan kemudian segera menjalankan instruksi yang telah diterjemahkan tersebut.

Compiler : Program penerjemah yang semua kode sumber selain dalam bahasa tulisan menjadi kode objek.

Berdasarkan fungsinya perangkat keras dibagi 2 golongan Perangkat lunak Alikai dan perangkat lunak system.

Secara garis besar, bahasa pemerograman terbagi atas 3 tingkatan yaitu :

– Bahasa tingkat rendah (low level language) diantaranya bahasa mesin dan bahasa rakitan, sifat bahasa tersebut berorientasi pada mesin.

– Bahasa tingkat menengah (middle level language) bahasa ini menggabungkan kemampuan pengendalian mesin dalam arus rendah dan struktur data dan struktur control yang berarus tinggi.

– Bahasa tingkat tinggi (high level language)/ bahasa generasi ketiga disebabkan bahasa ini menggunakan kata-kata yang biasa digunakan manusia

Perangkat lunak Aplikasi (Applikation Software) : Program yang biasa di pakai oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang spesifik : misalnya untuk membuat dokumen, memanipulasi foto, atau membuat laporan keuangan.

Perangkat lunak-sistem (system Software) kadangkala disebut perangkat lunak pendukung atau support software : program yang digunakan untuk mengontrol sumber daya computer seperti CPU dan piranti masukan/keluaran.

Berdasarkan cara mendapatkan perangkat lunak dan hak pemakai dapat digolongkan pada : perangkat lunak komersial, erangkat lunak Domain-publik shareware, freeware, rental ware, free software, dan open software.

– Perangkat lunak komersial : perangkat lunak harus dibeli, ada hakcipta.

– Perangkat lunak domain-publik : perangkat lunak bersifat gratis dan tak ada hak cipta.

– Shareware : bebas digunakan untuk pengujian dan terkadang selamanya. Namun diharapkan pemakai memberikan dana kepada pembuatnya jika pemakai bermaksud menggunakannya secara terus-menerus. Sering kali ada hak cipta tetapi terkadang bebas untuk diberikan kepada siapa saja.

– Freeware : perangkat lunak yang dapat digunakan tanpa perlu membayar sama sekali.

– Rentalware : perangkat lunak yang dapat digunakan dengan cara menyewa ada hak cipta.

– Free software : perangkat lunak yang dilengkapi dengan kode sumber, dapat digunakan oleh siapa saja dan bebas untuk dikembangkan sendiri oleh pemakai (sepanjang lisensi memperkenankannya) untukmendapatkannya bias saja gratis ataupun membayar dengan harga relative murah.

– OpenSource : serupa dengan free software. Hanya berbeda dalam filosofi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s